|
Prasarana dan Sarana Kesehatan
Pelayanan kesehatan yang merupakan salah satu dari pelayanan dasar diharapkan dapat terus ditingkatkan kualitasnya dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Kebijakaan yang ditetapkan dalam meningkatkan kualitas dan pemerataan pelayanan kesehatan berupa peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan. Peningkatan fasilitas ini berupa pengadaan, peningkatan sarana dan prasarana kesehatan terutama dalam merevitalisasi peran puskesmas, puskemas pembantu dan puskesmas keliling serta pengadaan gudang farmasi. Pengadaan, peningkatan sarana dan prasarana penunjang pelayanan kesehatan dilakukan berupa pengadaan obat, pengadaan peralatan medis, peningkatan labor kesehatan. Sampai pada saat sekarang ini kondisi dari sarana kesehatan yang ada, diantaranya Puskesmas, Rumah Sakit, sarana upaya kesehatan bersumber daya masyarakat (UKBM) dan institusi pendidikan tenaga kesehatan.
Pada tahun 2005 jumlah puskesmas di Kota Pariaman sebanyak 4 buah dan meningkat menjadi 6 buah pada tahun 2008, dengan jumlah puskesmas perawatan sebanyak 1 buah. Secara konseptual, puskesmas menganut konsep wilayah dan diharapkan dapat melayani sasaran penduduk rata-rata 30.000 penduduk. Dengan jumlah Puskesmas tersebut berarti 1 puskesmas di Kota Pariaman rata-rata melayani sebanyak 20.288 jiwa. Puskesmas pembantu pada tahun 2007 berjumlah 9 buah. Rasio Puskesmas terhadap puskesmas pada tahun 2007 rata-rata 2.2 : 1 , artinya setiap puskesmas didukung oleh 2 sampai 3 Puskesmas Pembantu dalam memberikan pelayanan Kesehatan kepada masyarakat, selain itu dalam menjalankan tugas operasionalnya didukung oleh Puskesmas keliling sejumlah 14 buah.
Indikator yang digunakan untuk menilai perkembangan sarana Rumah Sakit (RS) antara lain dengan melihat perkembangan fasilitas perawatan yang biasanya di ukur dengan jumlah Rumah Sakit dan tempat tidurnya serta rasio terhadap jumlah penduduk. Di Kota Pariaman terdapat 1 buah Rumah Sakit Umum dan 2 buah Rumah sakit bersalin swasta.
Salah satu indikator penting untuk menggambarkan ketersediaan sarana pelayanan kesehatan adalah jumlah sarana produksi dan distribusi sediaan farmasi dan alat kesehatan. Data yang berhasil dikumpulkan tahun 2007 adalah jumlah apotik di kota Pariaman sebanyak 8 buah, toko obat 11 unit dan 1 gudang farmasi.
Ketersediaan tenaga kesehatan di Kota Pariaman sebesar 280 orang, yang tersebar di Puskesmas 211 orang dan Dinas Kesehatan Kota Pariaman 69 orang. Dari data yang ada nampak bahwa SDM kesehatan di dominasi oleh perawat bidan yang jumlahnya mencapai 155 orang, Medis 22 orang, farmasi 23 orang, gizi 9 orang, teknisi medis 15 orang, sanitasi 12 orang dan kesehatan masyarakat 23 orang. |